Silatusantren di Ponpes Darussalam Ciamis: Memanen Nikmat Ramadhan Lewat Dialog Budaya
Suasana khidmat nan hangat menyelimuti Gedung Nahdlatul Ulama (NU) Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Dalam balutan semangat bulan suci, acara bertajuk "Silatusantren: Nikmatnya Ramadhan" sukses digelar dengan menghadirkan perpaduan unik antara nilai religi, budaya, dan dialog interaktif yang mendalam.
Acara yang berlangsung hingga malam hari ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi biasa, tetapi juga ruang temu bagi berbagai elemen masyarakat Ciamis untuk mempererat ukhuwah di tengah keberagaman tradisi.
Kehadiran Tokoh Nyentrik dan Dialog Inspiratif
Daya tarik utama acara ini adalah hadirnya dua sosok budayawan sekaligus aktivis kawakan, Budi Dalton dan Mas Sastro. Bersama Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, keduanya terlibat dalam dialog interaktif yang cair namun sarat makna.
Diskusi mengalir membahas bagaimana nilai-nilai pesantren dapat bersinergi dengan pelestarian budaya lokal, terutama dalam memaknai esensi puasa di era modern. Gelak tawa sesekali pecah saat Budi Dalton melontarkan celetukan khasnya, membuat suasana di Gedung NU terasa lebih hidup dan inklusif.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Sejumlah pejabat teras tampak hadir di tengah-tengah jamaah dan tamu undangan, di antaranya:
Andang Firman (Sekda Ciamis)
Dian Budiana (Kepala Dinas Budpora Ciamis)
Kang Iyat Ruspia (Ketua Kebudayaan Kabupaten Ciamis)
Kehadiran jajaran pejabat ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan budayawan adalah kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan kearifan lokal di Ciamis.
Titik Temu Lintas Generasi
Tak hanya dihadiri oleh para santri, acara ini juga diramaikan oleh:
Tokoh Masyarakat: Memberikan restu dan wejangan tradisional.
Tokoh Budaya: Menjaga marwah tradisi Sunda dalam bingkai keislaman.
Tokoh Pemuda: Membawa energi baru dan perspektif progresif untuk masa depan Ciamis.
Hingga acara berakhir pada malam hari, antusiasme peserta tidak surut. Silatusantren ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat identitas Ciamis sebagai daerah yang agamis namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan.
Komentar
Posting Komentar