Kadispar Ciamis: Kirab Mahkota Binokasih di Kawali Adalah Simbol Kekuatan Histori Galuh

 Atmosfer budaya terasa kental di wilayah Kawali hari ini. Prosesi sakral Kirab Mahkota Binokasih, benda pusaka peninggalan Kerajaan Pajajaran yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Sunda, resmi menyapa tatar Galuh pada Senin (20/4/2026).
Acara yang dipusatkan di Aula Bale Desa Kawali mulai pukul 12.30 WIB ini menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan lokal maupun pegiat budaya.
Pesan dari Ruang Kerja Kadispar
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, saat ditemui di ruang kerjanya sesaat sebelum bertolak ke lokasi acara, menyatakan bahwa kirab ini bukan sekadar parade fisik mahkota emas, melainkan perjalanan napak tilas sejarah.
"Kirab ini adalah bentuk penghormatan terhadap leluhur. Mahkota Binokasih bukan hanya mahkota, tapi simbol penyerahan kekuasaan dan amanah dari Pajajaran ke Sumedang Larang yang melalui jalur sejarah di Ciamis. Ini mempertegas posisi Kawali sebagai pusat peradaban Galuh pada masanya," ujar Heryan dengan penuh semangat.
Heryan menambahkan, terpilihnya Bale Desa Kawali sebagai titik singgah merupakan pilihan strategis untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat akar rumput.
Dongkrak Wisata Religi dan Budaya
Lebih lanjut, Heryan menekankan bahwa Dinas Pariwisata terus berkomitmen menjadikan event budaya seperti Kirab Mahkota Binokasih sebagai magnet pariwisata unggulan.
Pelestarian Nilai: Menanamkan rasa bangga pada generasi muda akan identitas Sunda.
Multiplier Effect: Meningkatkan kunjungan ke Situs Astana Gede Kawali dan membantu UMKM lokal di sekitar lokasi kirab.
Kolaborasi Antar-Daerah: Mempererat silaturahmi budaya antara Kabupaten Ciamis, Sumedang, dan wilayah tatar Sunda lainnya.
Harapan untuk Masyarakat
"Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir menyaksikan prosesi ini dengan tetap menjaga ketertiban dan kesantunan. Mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi untuk menjaga warisan budaya yang kita miliki agar tidak lekang oleh waktu," tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, iring-iringan mahkota dikabarkan telah memasuki perbatasan Kawali dengan pengawalan ketat dari laskar adat dan pihak kepolisian, disambut riuh rendah masyarakat yang memadati bahu jalan.

Yana Kurniawan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Salsabila Putri Azela: Bintang Muda dari Ciamis yang Bersinar di Video Klip Elsepta Elkasih

Dian Budiyana Terpilih Aklamasi Pimpin HAPMI Ciamis 2026-2030, Siap Jaring Talenta Emas Galuh

Melalui MOKA ALIT Tyara Kusuma Ciamis Cetak Anak Usia Dini Berpotensi Untuk Ikuti Pasanggiri Tingkat Jawa Barat