Bentang Sayap Harapan, Menembus Cakrawala Baru: Gebyar Satap 2026 Ponpes Darussalam Ciamis Jadi Momen Refleksi Akhir Tahun

Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti Gedung Nadwatul Ummah, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Jumat (12/06/2026). Ribuan santri, pengasuh, dan orang tua berkumpul dalam agenda tahunan "Gebyar Satap 2026" (Silaturahmi Akhir Tahun Ajaran).
Mengusung tema "Bentang Sayap Harapan, Menembus Cakrawala Baru", perhelatan ini menjadi simbol transisi para santri untuk melangkah lebih jauh dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada masyarakat setelah menyelesaikan satu jenjang pendidikan di lingkungan pesantren.
Refleksi Perjuangan Menuju Masa Depan.
Dalam sambutannya, Kyai Dase Fadlil Yusdi Mubarak menekankan bahwa keberhasilan santri bukan hanya diukur dari angka di atas kertas, melainkan dari konsistensi dalam menjaga nilai-nilai kepesantrenan di tengah arus zaman.
"Tema 'Bentang Sayap Harapan, Menembus Cakrawala Baru' bukan sekadar rangkaian kata. Ini adalah doa dan ikhtiar agar para santri mampu terbang tinggi menggapai impian, namun tetap memiliki akar yang kuat pada ajaran agama. Cakrawala baru yang akan mereka hadapi penuh tantangan, dan di situlah ilmu yang didapat di Darussalam harus menjadi kompas utama," ujar Kyai Dase Fadlil Yusdi Mubarak.
Pesan Khusus untuk Santri
Saat ditemui terpisah di Joglo Sono,
 Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Dr. Fadlil ani Ainusyamsi, M.Ag., M.B.A., C.W.C., memberikan pandangannya terkait masa depan para santri. Ia menekankan pentingnya adaptabilitas di tengah perubahan dunia yang sangat cepat.
"Dunia sedang berubah dengan sangat dinamis. Sebagai santri, kalian dituntut untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar dan menjelajahi cakrawala baru, namun ingatlah bahwa integritas dan karakter adalah modal paling utama. Gebyar Satap ini adalah titik awal kalian untuk membentangkan sayap lebih lebar, menebar manfaat bagi umat, bangsa, dan negara," tegasnya.
Menutup Tahun Ajaran dengan Optimisme
Gebyar Satap 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga sarana silaturahmi yang mempererat ikatan kekeluargaan antara pesantren dan para wali santri. Berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari apresiasi prestasi santri hingga pertunjukan seni islami, menutup tahun ajaran ini dengan penuh optimisme.

Dengan semangat yang telah terpatri, para santri Darussalam Ciamis kini siap melangkah meninggalkan zona nyaman, membawa bekal ilmu yang telah ditempa, demi menembus cakrawala baru yang menanti di depan mata.

Yana Kurniawan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memukau, Ujang Nyai dan Moka Alit Remaja Sanggar Kresida Warnai Galuh Ethic Carnival Hari Jadi Ciamis ke-384

Salsabila Putri Azela: Bintang Muda dari Ciamis yang Bersinar di Video Klip Elsepta Elkasih

Dian Budiyana Terpilih Aklamasi Pimpin HAPMI Ciamis 2026-2030, Siap Jaring Talenta Emas Galuh