Matangkan Penampilan, Peserta Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 2026 Jalani Gladi Resik
Suasana Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis tampak berbeda pada Sabtu malam (6/6/2026). Para peserta Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 tahun 2026 mengikuti gladi resik sebagai persiapan akhir menjelang malam puncak. Peserta tahun ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, RA, PAUD, SD, hingga SMP.
Gladi resik menjadi tahapan penting bagi peserta untuk memantapkan koreografi, penguasaan panggung, dan kepercayaan diri. Seluruh rangkaian latihan dipandu langsung oleh mentor berpengalaman, Rama Adhitya, yang dikenal sebagai mantan Cover Boy tahun 1998.
Kehadiran Rama Adhitya menambah semangat peserta lintas usia. Dengan pengalaman panjang di dunia hiburan dan modeling nasional, ia memberikan materi mulai dari teknik catwalk hingga presentasi diri.
Metode bimbingan disesuaikan dengan usia dan kemampuan tiap kelompok peserta.
Bimbingan Intensif dari Sanggar Kresida
Latihan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Sanggar Kresida. Sebagai mentor, Rama memastikan seluruh peserta, dari jenjang TK, RA, PAUD, SD, hingga SMP, tidak hanya tampil menarik secara visual, tetapi juga memiliki karakter yang mencerminkan sosok Ujang dan Nyai yang cerdas, percaya diri, dan berbudaya.
Di sela latihan, Rama menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi peserta. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan sarana pembentukan karakter sejak dini.
"Saya sangat terkesan dengan semangat belajar mereka di semua kategori. Di sini saya tidak hanya mengajarkan cara berjalan atau berpose, tetapi bagaimana mereka memancarkan kepercayaan diri dari dalam. Attitude dan pembawaan diri menjadi kunci utama di semua jenjang," ujar Rama.
"Saya berharap melalui bimbingan di Sanggar Kresida, mereka bisa tampil maksimal di panggung utama nanti. Mereka adalah duta daerah yang harus tampil dengan penuh keyakinan," tambahnya.
Gladi resik yang berlangsung hingga malam menjadi evaluasi terakhir sebelum Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 sebelum dimulai.
Dengan panduan yang disesuaikan per jenjang pendidikan, peserta diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dan memberikan penampilan terbaik untuk masyarakat Ciamis.
Pagelaran Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 2026 diharapkan menjadi pemantik semangat generasi muda dari berbagai jenjang usia agar adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keluhuran budaya lokal.
Yana Kurniawan
Komentar
Posting Komentar