Ibrahim Rabbani Setiadi, Sosok Cilik Berbakat yang Menjadi Pinilih 1 Ujang Kategori A Kabupaten Ciamis 2026
Puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 diwarnai kabar membanggakan dari ajang Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 tahun 2026. Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis pada Minggu, 7 Juni 2026, seorang bocah berbakat bernama Ibrahim Rabbani Setiadi sukses mencuri perhatian dewan juri dan penonton.
Di usianya yang baru menginjak 5,5 tahun, Ibrahim yang merupakan siswa kelas B PAUD KOBER Galih Pakuan, berhasil menyabet gelar bergengsi sebagai Pinilih 1 Ujang Kategori A Kabupaten Ciamis 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melestarikan budaya lokal sudah tumbuh subur di kalangan anak usia dini di Tatar Galuh.
Pasanggiri ini merupakan kolaborasi antara Sanggar Kresida dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, serta mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi, mulai dari Dinas Pendidikan, Disbudpora, Diskominfo, BP2D, TP PKK Kabupaten Ciamis, hingga Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Kebanggaan Keluarga
Ditemui usai acara, orang tua Ibrahim, Tedi Setiadi dan Dian Rundiati, tampak sangat haru dan bangga atas pencapaian putranya.
"Kami sangat bersyukur. Ibrahim memang menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap dunia budaya dan seni sejak kecil. Gelar ini adalah bonus, namun yang terpenting bagi kami adalah Ibrahim bisa belajar percaya diri dan mencintai budayanya sendiri," ujar Tedi Setiadi.
Sang ibu, Dian Rundiati, menambahkan bahwa dukungan keluarga akan terus diberikan agar Ibrahim tumbuh menjadi anak yang berkarakter dan berwawasan luas.
Sentuhan Profesional Sanggar Kresida
Kesuksesan Ibrahim tidak terlepas dari bimbingan intensif Sanggar Kresida. Coach Model Sanggar Kresida yang juga merupakan mantan Cover Boy '98, Rama Adhitya, mengungkapkan kekagumannya pada Ibrahim.
"Ibrahim memiliki aura dan kemampuan adaptasi yang luar biasa untuk ukuran anak seusianya. Ia adalah bibit unggul yang siap menjadi duta budaya masa depan bagi Ciamis," ujar Rama.
Pimpinan Sanggar Kresida, Kang Gerak Mentasi, turut menegaskan visi besar di balik ajang ini. "Tujuan kami melalui Pasanggiri Ujang Nyai adalah menanamkan kecintaan pada pariwisata dan budaya Tatar Galuh sejak dini. Melalui sosok seperti Ibrahim, kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal sangat relevan dan menarik untuk dipelajari oleh generasi muda," kata Kang Gerak.
Menjaga Marwah Budaya Tatar Galuh
Pasanggiri Ujang Nyai ke-9 ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan kesadaran generasi muda Ciamis dalam menjaga warisan leluhur. Dengan sinergi antara pemerintah, sanggar seni, dan dukungan orang tua, diharapkan Ibrahim Rabbani Setiadi dan rekan-rekannya dapat terus berkontribusi dalam mempromosikan potensi pariwisata serta kekayaan budaya Kabupaten Ciamis di tingkat yang lebih luas.
Prestasi yang diraih Ibrahim di Hari Jadi Ciamis ke-384 ini menjadi kado manis sekaligus harapan baru bagi masa depan generasi muda Tatar Galuh yang santun, cerdas, dan berbudaya.
Yana Kurniawan
Komentar
Posting Komentar