Muhibbah Eska Yogyakarta: Kolaborasi Lintas Generasi dan Genre di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis

Gelaran "Muhibbah Eska Yogyakarta" yang berlangsung di Gedung Nadwatul Ummah, Pondok Pesantren Darussalam, Ciamis, pada Sabtu (13/06/2026) mencatatkan sejarah unik dalam peta seni budaya lokal. Acara ini menampilkan harmonisasi yang tak biasa antara musik rock cadas dengan kedalaman sastra.
Salah satu sorotan utama dalam panggung malam itu adalah penampilan spesial dari Eska Rock Band. Menariknya, grup band ini digawangi oleh sosok kharismatik asal Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag., M.BA., CWC, atau yang akrab disapa Ang Icep, yang tampil satu panggung bersama sang istri. Kehadiran Ang Icep dalam formasi band tersebut memberikan nuansa emosional dan spiritual tersendiri di tengah dentuman musik rock yang dibawakan.
Setelah acara resmi berakhir, Ang Icep mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia merasa sangat puas karena gelaran ini sukses menjadi ruang silaturahim yang hangat dan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Keunikan acara ini pun mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Ketua Umum HAPMI Ciamis yang juga Kepala Dinas Budpora, Dian Budiyana, mengaku terkesan dengan format acara yang menggabungkan musik dan sastra dalam satu panggung.

"Saya baru kali ini melihat sebuah kegiatan musik dan sastra bersatu padu dengan begitu harmonis," ungkap Dian Budiyana saat memberikan tanggapannya.
Sebagaimana diketahui, Eska Rock Band bukanlah grup musik sembarangan. Band ini merupakan salah satu grup yang pernah menembus ajang kompetisi musik bergengsi yang dipromotori oleh Log Zhelebour di Yogyakarta, sebuah ajang yang saat itu didukung oleh salah satu komoditi rokok terkemuka di Indonesia.
Penampilan enam penyair nasional asal Yogyakarta yang berkolaborasi dengan Eska Rock Band, Qadhisia Band, serta deretan musisi lainnya berhasil menjadikan "Muhibbah Eska Yogyakarta" sebagai momentum penting bagi dunia seni di Ciamis. Malam tersebut membuktikan bahwa perbedaan genre, baik musik rock maupun sastra, dapat "Merajut Persaudaraan" menjadi satu kesatuan yang indah di bawah naungan semangat "Bentang Sayap Harapan, Menembus Cakrawala Baru".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memukau, Ujang Nyai dan Moka Alit Remaja Sanggar Kresida Warnai Galuh Ethic Carnival Hari Jadi Ciamis ke-384

Salsabila Putri Azela: Bintang Muda dari Ciamis yang Bersinar di Video Klip Elsepta Elkasih

Dian Budiyana Terpilih Aklamasi Pimpin HAPMI Ciamis 2026-2030, Siap Jaring Talenta Emas Galuh